Senin, 23 April 2018

Polres Solok Kota Tingkatkan Pelayanan Publik dengan Standar Pelayanan Pengaduan | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER

LKN | 15 May 2016 | Citra
274
6220
AKBP SUSMELAWATI ROSYA RESMI JADI KAPOLRES WANITA PERTAMA DI SOLOK KOTA

LKN | 12 Apr 2016 | Citra
233
3762
MUTASI 10 PERWIRA POLRES CILEGON

LKN | 03 Mar 2016 | Global
135
3050
MIRIS BANGET BOCAH SD PAMER FOTO NGAMAR

LKN | 19 Feb 2016 | Citra
109
3029
PULANG DINAS, POLWAN CANTIK INI JADI TUKANG TAMBAL BAN

LKN | 03 Mar 2016 | Krimsus
136
2801
GURU INI CURHAT MOTOR DISITA LEASING, KAPOLDA BERI PERINGATAN KERAS: TAK BISA MAIN SITA BEGITU!

LKN | 04 Mar 2016 | Regional
144
2591
POLISI RIAU BERPANGKAT BRIPKA INI DITUNJUK PBB PIMPIN 2 JENDERAL DAN BELASAN KOLONEL DI UN POLICE

LKN | 11 Feb 2018 | Laporan Utama
875
2301
Seorang Kades di Lampura Ketangkap Basah Berduan dengan Agggota Dewan di Kamar Hotel

LKN | 13 Apr 2016 | Investigasi
238
2273
MEMBONGKAR BOROK DINAS PENDIDIKAN LIMAPULUH KOTA

LKN | 18 Feb 2017 | Laporan Utama
370
2131
Aparat Desa Madukoro Baru Diduga Selewengkan Dana Desa

LKN | 28 Oct 2016 | Laporan Utama
319
2122
BPN KABUPATEN PESAWARAN SARAT MAFIA PRONA (BAGIAN 1)

LKN | 22 Jan 2016 | Regional
7
2090
SANTUNAN MILYARAN RUPIAH DI PADEPOKAN DHIMAS KANJENG

LKN | 16 Apr 2016 | Sorot
242
1888
PENGGUNAAN EXS DERMAGA MILIK PT.KONSTRUKTOR OLEH CV ALFINDO TIDAK SESUAI ATURAN

LKN | 04 Mar 2016 | Regional
146
1861
WOW ! HANYA DI SUMATERA BARAT, GEDUNG POLDA TERMEGAH SE INDONESIA DAN TAHAN GEMPA 9 SR

LKN | 03 Mar 2016 | Global
134
1825
SEPASANG ULAR ANEH DITEMUKAN DI PONOROGO

LKN | 21 Oct 2016 | Laporan Utama
318
1810
KADES MADA JAYA BERIJASAH PALSU PANITIA VERIFIKASI BERKAS TERKESAN SEMBRONO

LKN | 04 Mar 2016 | Citra
149
1793
AKP YUNI PURWANTI, CERMIN EMANSIPASI WANITA

LKN | 29 Jan 2016 | Global
44
1778
PERILAKU FEBY FEBIOLA DAN SUAMI DIANGGAP TAK SESUAI AGAMA

LKN | 16 Feb 2016 | Derap
93
1751
SADIS! VIDEO TKW DISIKSA, DITELANJANGI DAN KEMALUANNYA DIBAKAR

LKN | 19 Apr 2016 | Sorot
252
1725
DR. TRIANA DEWI SEROJA, SH, M.HUM : KAMI MENGUTUK PELEMPAR BOM DI ACARA PPP

LKN | 03 Apr 2016 | Laporan Utama
210
1626
LIDIK KRIMSUS RI DUKUNG PEMBUATAN FILM 3 PILIHAN HIDUP

BACA JUGA .....

LKN | 21 Apr 2018 | 11:28 | 967

Polres Solok Kota Tingkatkan Pelayanan Publik dengan Standar Pelayanan Pengaduan
Menyikapi tuntutan masyarakat kepada aparatur peme .....


LKN | 16 Apr 2018 | 10:58 | 957

Biro LKN Kabupaten Bogor Santuni Anak Yatim
Biro Lidik Krimsus New (LKN).com memberikan santun .....


LKN | 19 Feb 2016 | 12:42:29 | 109 | Citra | Dibaca : 3029 kali


PULANG DINAS, POLWAN CANTIK INI JADI TUKANG TAMBAL BAN

LKN | Citra | Pulang Dinas, Polwan Cantik Ini Jadi Tukang Tambal Ban

Jateng, LKN
Muda, cantik, polisi pula. Namun itu tak membuat Bripda Eka Yuli Andini (19), personel Polwan Polres Salatiga, menjadi sombong. Ia tetap rendah hati. Sepulang bertugas, Bripda Eka menggantikan posisi ayahnya sebagai tukang tambal ban di rumahnya.


Bripda Eka Yuli Andini (19), sedang menambal ban di bengkel. (foto Kiri) - Bripda Eka Yuli Andini usai apel di Mapolres Salatiga. (alfido.com-foto Kanan).

Pekerjaan sebagai tukang tambal sejak duduk di bangku SMP telah dilakoninya. Ia membantu ayahnya, Sabirin (49), yang mulai sakit-sakitan. Saat ini, setelah ayahnya masuk rumah sakit, Bripda Eka sendiri yang berkerja menjadi tukang tambal ban, sepulang bertugas.
 

Informasi yang dihimpun MEDANSATU.COM, Rabu (25/2/2015), Bripda Eka mengaku tak malu menjadi tukang tambal ban di rumah kontrakan keluarganya yang merangkap bengkel. Rumah itu berukuran 6 X 6 meter, terletak di Jalan Veteran, Pasar Sapi, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng).

Bripda Eka memang berasal dari keluarga miskin. Sejauh ini mereka belum memiliki rumah. Selain berkerja sebagai tukang tambal ban, Sabirin-ayahnya, berkerja sebagai tukang bersih-bersih di Masjid Agung Darul Amal, Kota Salatiga. Itu dilakukannya bila tak ada "pasien" yang minta ban sepeda motornya ditambal.

“Dulu ayah cuma tukang tambal ban. Sejak empat tahun lalu, ayah diperkerjakan sebagai tukang bersih-bersih masjid juga," kata Bripda Eka.

Menurutnya,  meski  hanya  tukang  tambal  ban,  ia  sangat  hormat  dan  berterima  kasih  telah dibesarkan dan dididik dengan baik, sehingga saat ini bisa menjadi Polwan. "Untuk membahagiakan kedua orang tua, saya harus bekerja keras, bisa lebih baik dan lebih maju," katanya.

Di antara cita-cita Bripda Eka adalah memberangkat kedua orang tuanya ke Tanah Suci Makkah.
“Hanya itu yang bisa saya lakukan untuk membahagiakan mereka," ujar lulusan SMK Negeri 2 Salatiga ini.

Tak cuma itu, jika karirnya baik di kepolisian, ia ingin membelikan orang tuanya sebuah rumah yang layak, sehingga tidak tinggal di kontrakan lagi. Rumah kontrakan keluarganya saat ini sangat sempit. Rumah ukuran 6 x 6 meter itu, ditinggali ia, kedua orang tuanya dan adik laki-lakinya, Arjuna Dwi Bagaskara (16), yang masih duduk di bangku SMA.

Bripda Eka yang baru dua bulan bertugas sebagai Polwan ini, ditugaskan Kapolresta Salatiga, AKBP Ribut Hari Wibowo, di Unit Shabara. "Sebagai orang kecil, saya bangga, anak saya bisa jadi Polwan tanpa sogokan," ujar Sabirin yang tengah terbaring di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga.

“Sejak Eka kelas tiga SD, saya menabung untuk biaya sekolahnya, semoga bisa menjadi Polwan. Tabungan saya Rp2,5 juta itu sudah habis untuk biaya sewa mobil, makan dan transport ke Semarang saat seleksi Secaba Polwan.

Selama proses seleksi, Bripda Eka ditemani ibunya, Darwanti. Ia rela bolak-balik Salatiga-Semarang selama satu setengah bulan. "Semoga Eka menjadi polisi yang baik seperti Pak Hoegeng (Jenderal Hoegeng Imam Santoso, mantan Kapolri 1971-1973, Red)," harapnya. (msc)



Share on :


Sumber : medansatu.com - youtube.com




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 681131


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional LIDIK KRIMSUS NEWS