Senin, 16 Juli 2018

KEGIATAN SIDANG PLENO PENETAPAN PILKADA DI CIAMIS, GABUNGAN KEAMANAN DI SIAGAKAN | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER

LKN | 15 May 2016 | Citra
274
6502
AKBP SUSMELAWATI ROSYA RESMI JADI KAPOLRES WANITA PERTAMA DI SOLOK KOTA

LKN | 12 Apr 2016 | Citra
233
4364
MUTASI 10 PERWIRA POLRES CILEGON

LKN | 03 Mar 2016 | Global
135
3635
MIRIS BANGET BOCAH SD PAMER FOTO NGAMAR

LKN | 19 Feb 2016 | Citra
109
3398
PULANG DINAS, POLWAN CANTIK INI JADI TUKANG TAMBAL BAN

LKN | 11 Feb 2018 | Laporan Utama
875
3174
Seorang Kades di Lampura Ketangkap Basah Berduan dengan Agggota Dewan di Kamar Hotel

LKN | 03 Mar 2016 | Krimsus
136
2917
GURU INI CURHAT MOTOR DISITA LEASING, KAPOLDA BERI PERINGATAN KERAS: TAK BISA MAIN SITA BEGITU!

LKN | 04 Mar 2016 | Regional
144
2757
POLISI RIAU BERPANGKAT BRIPKA INI DITUNJUK PBB PIMPIN 2 JENDERAL DAN BELASAN KOLONEL DI UN POLICE

LKN | 28 Oct 2016 | Laporan Utama
319
2511
BPN KABUPATEN PESAWARAN SARAT MAFIA PRONA (BAGIAN 1)

LKN | 13 Apr 2016 | Investigasi
238
2465
MEMBONGKAR BOROK DINAS PENDIDIKAN LIMAPULUH KOTA

LKN | 18 Feb 2017 | Laporan Utama
370
2329
Aparat Desa Madukoro Baru Diduga Selewengkan Dana Desa

LKN | 22 Jan 2016 | Regional
7
2266
SANTUNAN MILYARAN RUPIAH DI PADEPOKAN DHIMAS KANJENG

LKN | 21 Oct 2016 | Laporan Utama
318
2169
KADES MADA JAYA BERIJASAH PALSU PANITIA VERIFIKASI BERKAS TERKESAN SEMBRONO

LKN | 04 Mar 2016 | Regional
146
2121
WOW ! HANYA DI SUMATERA BARAT, GEDUNG POLDA TERMEGAH SE INDONESIA DAN TAHAN GEMPA 9 SR

LKN | 16 Apr 2016 | Sorot
242
2075
PENGGUNAAN EXS DERMAGA MILIK PT.KONSTRUKTOR OLEH CV ALFINDO TIDAK SESUAI ATURAN

LKN | 04 Mar 2016 | Citra
149
2036
AKP YUNI PURWANTI, CERMIN EMANSIPASI WANITA

LKN | 16 Feb 2016 | Derap
93
2025
SADIS! VIDEO TKW DISIKSA, DITELANJANGI DAN KEMALUANNYA DIBAKAR

LKN | 29 Jan 2016 | Global
44
1995
PERILAKU FEBY FEBIOLA DAN SUAMI DIANGGAP TAK SESUAI AGAMA

LKN | 03 Mar 2016 | Global
134
1980
SEPASANG ULAR ANEH DITEMUKAN DI PONOROGO

LKN | 19 Apr 2016 | Sorot
252
1954
DR. TRIANA DEWI SEROJA, SH, M.HUM : KAMI MENGUTUK PELEMPAR BOM DI ACARA PPP

LKN | 03 Apr 2016 | Laporan Utama
210
1839
LIDIK KRIMSUS RI DUKUNG PEMBUATAN FILM 3 PILIHAN HIDUP

BACA JUGA .....

LKN | 09 Jul 2018 | 09:50 | 1081

DR YAT ROSPIA BRATA TERPILIH KEMBALI MENJADI REKTOR UNIVERSITAS GALUH CIAMIS
Setelah habis masa bakti jabatan Rektor Universita .....


LKN | 09 Jul 2018 | 06:57 | 1076

PENGHARGAAN DIBERIKAN KEPADA BUPATI AGUNG ILMU MANGKUNEGARA SEBAGAI APRESIASI PEMERINTAH PUSAT
Dalam perhelatan Hari Keluarga Nasional XXV tangga .....


LKN | 08 Jul 2018 | 03:19:31 | 1072 | Sorot | Dibaca : 17 kali


NIAT BANGUN DI ATAS TANAH SENDIRI, MOTOR DI RAMPAS DAN JADI BARANG BUKTI DI MAPOLSEK NATAR

LKN | Sorot | Niat Bangun Di Atas Tanah Sendiri, Motor Di Rampas Dan Jadi Barang Bukti Di Mapolsek Natar



Lampung Selatan  (Lampung), LKN
Berawal kasus dugaan penyerobotan tanah milik mbah Wakidi (76 tahun) oleh Kepala Desa Mandah kecamatan Natar Lampung Selatan dengan dalih untuk kepentingan masyarakat dan berujung hingga perampasan motor milik anak mbah Wakidi bernama Sriyanto yang saat ini kendaraan tersebut diduga menjadi barang bukti dan berada di Polsek Natar.

Peristiwa dugaan perampasan motor si pemilik tanah oleh oknum aparat Desa setempat akibat pihak keluarga Mbah Wakidi akan segera membangun di atas tanah miliknya sendiri namun Kepala Desa  menolak karena ada bangunan milik Desa di atas tanah tersebut.

Dugaan perampasan motor ini terjadi saat sipemilik tanah akan menggunakan hak nya dengan menurunkan batu pondasi beberapa waktu lalu, justru terlibat bentrok antara Kuasa Hukum Mbah Wakidi yang berdebat sengit karena kepala Desa setempat tetap mempertahankan bangunan dan tanah tersebut dengan kalimat ini wilayah kekuasaannya.

Peristiwa itu juga sempat terjadi pengancaman terhadap wartawan peliput oleh Sekdes yang diduga kurang berkenan permasalahan ini terus muncul pemberitaannya, tak hanya itu masa juga sempat terprovokasi dari ajakan aparat yang hampir kalap hingga mencoba anarkis dengan batu di genggamannya lalu menghina dengan kata kata tak senonoh.

Merasa situasi makin memanas dengan undangan provokasi massa jelas terdengar, tim kuasa hukum dan beberapa awak media menyingkir menghindari kemungkinan buruk tersebut, begitu pula Mbah Wakidi dan anaknya yang khawatir akan keselamatan diri dan orang tuanya, menitipkan motornya lalu ikut ikut menghidar ketempat yang lebih aman.

Sriyanto yang menitipkan motor ke saudaranya dengan memberi kunci motornya agar segera dibawa pulang, pada awak media menuturkan "saya  memang orang yang tak begitu tahu dengan hukum, namun saya sedikit ndak habis fikir waktu kuasa hukum bapak (Mbah Wakidi) meletakkan batu untuk keperluan kami membangun di tanah milik orang tua kami, namun  pak Sutris Kepala Desa Mandah tak terima karena menurutnya itu milik Desa, hal itu tentu membuat kami bingung kemana mencari keadilan untuk mempertahankan hak yang dibeli orang tuanya (Mbah Wakidi) pada tahun 1974 silam dengan bukti surat jual beli ada kok, atas permasalahan inilah akhirnya kami di bantu beberapa Media yang peduli juga LBH guna menegakkan keadilan yang sebenarnya." ujar nya

Motor yang di duga menjadi barang bukti di polsek Natar ini hingga hari ini Kamis (5/7/18) belum diketahui kepastian hukumnya, awak media juga kuasa hukum yang sempat beberapa kali ke sektor belum mendapat jawaban atas penahan motor milik Sriyanto warga Desa Rulung Sari Natar Lamsel.

Lebih lanjut dikatakan Sriyanto "Tapi yang saya herankan sekali waktu saya pergi ikut salah satu rombongan awak media karena ada gerakan provokasi massa untuk datang hingga teriakan meminta arit segala, trus teriakan “apa sudah gak mempan golok..??”, itulah makanya motor saya titip di rumah tetangga yang bersebelahan dengan tanah bapak. Maksudnya agar dibawa pulang karena massa yang di provokasi bisa saja membabi buta kalap seperti Sekdes Yuldi Ismail dan Kades Sutrisno, itu rekaman videonya ada" ujar Sriyanto yang semakin tak mengerti arahnya keadilan terhadap keluarganya, bagaimana tidak tuturnya "motor yang jelas saya titip untuk dibawa pulang loh kok jadi ditahan dan katanya sebagai barang bukti kejahatan besar atas rubuhnya Plang Bumdes yang berdiri di atas tanah milik keluarga kami, kata nya lagi.

Saya juga yang dilaporkan, kenapa begini ya, lalu bolak balik mondar mandir ke polsek Natar katanya mau dibantu motor saya agar kembali , ee..malah jadi barang bukti. Kuasa hukum Mbah Wakidi, Darozy Candra saat dikonfirmasi via ponselnya terkait penahanan motor kliennya di Polsek Natar mengatakan "kami telah berusaha guna mengklarifikasi perihal tersebut namun berkali kali ke Polsek tim LBH belum bisa mendapat penjelasan kepastian hukum yang sebenarnya dari aparat kepolisian, sejak hari Sabtu hingga sore hari Selasa (3/7/2018) tim kuasa hukum dan awak media yang meminta penjelasan tak satupun pihak atau unit polsek Natar dapat memberikan keterangan terkait kepastian hukum yang jelas dan seadil-adilnya perihal dugaan perampasan motor tersebut",j elas Candra "dan jika sekiranya tak ada jalan terbaik dapat di tempuh maka tim akan menanyakan hal ini ke Polda Lampung. (Tham/Rz)


Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 309180


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional LIDIK KRIMSUS NEWS